Ilustrasi

Kecemasanku: Lupa Kita Adalah Luka

1/

Caramu menjawab semua tanya bagaikan hujan yang tak berisyarat pelangi.

Jatuh tak beraturan. Ada bekas. Ada lupa. Ada luka.

Lupa siapa? Lupa kita. Luka siapa? Luka kita.

Tanpa kita sadari, ada jejak di antara lupa dan luka kita.

Sementara, antara awan dan langit ada dusta yang menyerupai senja.

2/

Ketika lupa adalah waktu,

Diam-diam jam pada tanganmu menuliskan aku sebuah sajak.

Aku pikir engkau pun tahu tentang itu.

Hingga tak perlu aku menulisnya kembali.

3/

Jika rindu  terlahir dari sepotong teka-teki,

maka jenaka adalah jawabannya.

Mari sama-sama menertawakannya.

Sampai pisau membunuh waktu.

Sebab antara lupa dan luka ada waktu.

4/

Tak mungkin lagi lupa dan luka beradu janji pada selembar kertas.

Jika kertas yang aku maksud terbakar layar di peraduan waktu.

Ada tangis yang meratap kepergian kertas.

Kertas pun terluka oleh tangan-tangan sang penulis air mata.

Hingga waktu kembali terluka teruntuk yang kedua kalinya.

Kuwu, 20 Agustus 2018

 

Gadis 01

 

Gadis pemberi nama sebuah malam

Hadirmu selalu mengartikan aku

Pada setiap pemaknaan tegukan kopi.

Bahwa setiap recikan cinta

Tak semestinya kita persalahkan.

 

Dulu,

Kita adalah dua orang yang pernah

Saling mendoakan.

Adamu selalu menyita rasa pada makna.

Sesungguhnya dunia adalah perluasan rasa

Yang sedang kita mainkan.

 

Hanya saja,

Jika yang salah adalah alasan sebuah kepergian

Ijin kan aku tuk menyampaikan sepata kata maaf

Sebagai jawaban akhir aku merelakannya.

Mikael, 29 September 2019.

 

Yang Benar-benar Pergi, Siapa?

 

Memilih duduk, menatap, tanpa pernah

berusaha mengerti. Apa yang menjadi awal

Sebuah kenangan, jumpa?

 

Hadir juga angin,

Yang menjadikannya tanda,

Aku tak benar-benar sendirian

Pada puisi yang sedang kutulis.

 

Bahwa di atas meja aku meletakkan kata.

Tak lama lagi diperuntukkan kenang-kenangan.

Bacalah. Bila tak cukup di mengerti, pahamlah.

Yang benar-benar pergi, siapa?

Mikael, o4 Oktober 2019

 

Fergianus Darut ialah Mahasiswa SFK Ledalero, Maumere.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here