JANJI PALSU, Antologi Sajak Thomy B. Henoz

*) Thomy B. Henoz JANJI PALSU SANG TUAN Ketika mobil tuan melintas Tuan melambai penuh ramah Senyam-senyum tuan berikan Untuk kami di pinggir jalan Tuan beri janji pada kami Tuan bersumpah...

KEPADA PRIA BERMATA SENJA, Antologi Sajak Melania Cici S. Ndiwa

*) Cici S. Ndiwa CATATAN UNTUK PAGI Ku bungkus segumpal beku Pada kain lampin putih Di sebuah pagi lugu yang dingin Ku rantaikan dengan bulu mata yang Engkau titipkan. Dari...

BIBIR MERAH dan Satu Sajak Lain Fandry Riandu

*) Fandry Riandu KURSI-KURSI Lambang layak mega kekuasaan Empat kaki tumpuan kekuatan Punya hati untuk sandaran Punya tahta dalam peradaban Genggam peran lamunan Nasib kursi wajah jeritan Demi pertahankan kesaktian Wujud tingkat pertarungan Hingga...

SAJAK: Setetes Hujan dari Willy Matrona

*) Willy Matrona TETES-TETES HUJAN Senja yang pekat. Kiranya sebentar lagi hujan turun Rindu bulir-bulir itu, menetes dari pipi-pipi langit Ada yang bilang langit layaknya seorang ayah Ia mencumbui...

Pilihan dan Sajak-Sajak Doa

PEMELUK AGUNG *) Kethy Senudin Ketika kuberkutat dengan waktu sejenak saja beristirahat Melepas lelah sebagian peluh Dalam pelukMU yang penuh. Ketika kuterjerat ketidakpastian sedikit saja menerawang pasti langkahku temukan setitik arah Dalam tuntunanMU...

Antologi Puisi Melita Encik Agustus 2018

MAMA Kokok jantan di petang itu membuat kecemasan di dadamu kian membelukar, Sambil menepis peluh di samping hidungmu yang berguyur bak musim hujan di bulan Januari. Basah,...

GELAS RETAK, Antologi Sajak Komunitas Arung SAstra Ledalero

ADVENMU (Yos Koting) Mekar suaramu Hadir aroma ranting pertama Saat gerimis. Musim masih belia, Pun bau debu belum sempat pamit Bisikmu tetes dalam dada Satukan keping hilang Dikoyak terik tangan kanan Dan kelopak...

Sepilihan Sajak Dari Rak Digital Kopi Sastra

MENIKAM SEPI *) Oriol Dampuk sejak kapan kita bertemu bila namamu memuat kesalahan tangguh selayaknya malam mengurungmu dalam hening inikah yg engkau rahimi? Engkau pun menyantap darah yg luntur... rumah ini...

UNTUK SELINGKUH, Dan Dua Sajak Lain Dari Ruang Digital Kopi Sastra

SAJAK MENANTIMU *) Hardy Sungkang Kaka jika engkau tahu tentang alam dan isinya Sajak tak lagi berkata menatanya Aku pula terdiam kaku Menatap alam menari ria mendengarMu Membeku diam Saat merasakan...

Mengungkap Enigma Tuhan Chairil Anwar (2/habis)

*) Michael Migu Soge Puisi dan doa mempunyai kesamaan dan perbedaan. Kesamaannya adalah keduanya berangkat dari pengalaman. Yang membidani kelahiran keduanya yakni persentuhan manusia dengan...

Terkini