Mengungkap Enigma Tuhan Chairil Anwar (1)

*) Michael M. Soge (Analisis Atas Puisi Doa Kepada Pemeluk Teguh Karya C. Anwar ) Ziarah Aksara Chairil Anwar Chairil Anwar dilahirkan di Medan pada tanggal 26...

JANJI PALSU, Antologi Sajak Thomy B. Henoz

*) Thomy B. Henoz JANJI PALSU SANG TUAN Ketika mobil tuan melintas Tuan melambai penuh ramah Senyam-senyum tuan berikan Untuk kami di pinggir jalan Tuan beri janji pada kami Tuan bersumpah...

HARIMAU, Cerpen Berto Pago Were

*) Berto Pago Were Di sebuah desa hiduplah sepasang suami–isteri. Mereka telah menikah dua tahun namun belum dikaruniai seorang anak. Sehingga untuk menemani kesepian hidup,...

AIR MATA IBU, Antologi Sajak Thomy B. Henoz

*) Thomy B. Henoz AIR MATA IBU tangisnya pecah dalam khusuk doa di antara rima doa berkumandang sajak-sajak lirih muntah dari hati perih mengiris nadi ‘anakku, kenapa harus kau yang pergi kenapa...

SEPATU, Antologi Puisi Ezra Tuname

Puisimu Ada kata dibasuh embun Ada frasa diasah angin Ada bait direndam dingin Tetapi, Puisimu seumpama nafas, kasihku Meruang hangat di labirin kaku Ruteng, 2015 Hadir Hadirmu Bawa ceria Dalam senyum malu-malu Dengan rasa...

BIBIR MERAH dan Satu Sajak Lain Fandry Riandu

*) Fandry Riandu KURSI-KURSI Lambang layak mega kekuasaan Empat kaki tumpuan kekuatan Punya hati untuk sandaran Punya tahta dalam peradaban Genggam peran lamunan Nasib kursi wajah jeritan Demi pertahankan kesaktian Wujud tingkat pertarungan Hingga...

UNTUK SELINGKUH, Dan Dua Sajak Lain Dari Ruang Digital Kopi Sastra

SAJAK MENANTIMU *) Hardy Sungkang Kaka jika engkau tahu tentang alam dan isinya Sajak tak lagi berkata menatanya Aku pula terdiam kaku Menatap alam menari ria mendengarMu Membeku diam Saat merasakan...

KAKA RINDU, Antologi Sajak Hardy Sungkang

*) Hardy Sungkang SERIBU TATAPAN Kekasih Masihkah tersimpan namaku? Dalam seluruh agendamu Hidupmu Di atas batu kukirim pesan Hingga tinta tak berwarna Kertas pun tercabik rapi Hatiku menangis Kekasihku Ini pena...

Antologi Puisi Melita Encik Agustus 2018

MAMA Kokok jantan di petang itu membuat kecemasan di dadamu kian membelukar, Sambil menepis peluh di samping hidungmu yang berguyur bak musim hujan di bulan Januari. Basah,...

DARAHKU & TANGAN-TANGAN, Sekumpulan Puisi Fandry Riandu

DARAHKU Mengalir menjuru setitik demi setitik Merongrong raga kuatku Selaras menjalar ke seluruh nestapa Menjemput aura diri yang hampa Secara lambat ke mana darah bermuara Terbanyak yang tertumpah Meski darahku banyak...

Terkini