KOPI MANE, Antologi Sajak Kris da Somerpes

*) Kris da Somerpes ROMAS : kepada Kopi Mane Mari, kita ingatingat dulu waktu kita diburu peluru patahkan berbatang rindu tak sisah sekepulpun, jadi debu “Romas, hari ini seperti dulu kembali kau...

Sepilihan Sajak Dari Rak Digital Kopi Sastra

MENIKAM SEPI *) Oriol Dampuk sejak kapan kita bertemu bila namamu memuat kesalahan tangguh selayaknya malam mengurungmu dalam hening inikah yg engkau rahimi? Engkau pun menyantap darah yg luntur... rumah ini...

SAJAK: Setetes Hujan dari Willy Matrona

*) Willy Matrona TETES-TETES HUJAN Senja yang pekat. Kiranya sebentar lagi hujan turun Rindu bulir-bulir itu, menetes dari pipi-pipi langit Ada yang bilang langit layaknya seorang ayah Ia mencumbui...

AIR MATA IBU, Antologi Sajak Thomy B. Henoz

*) Thomy B. Henoz AIR MATA IBU tangisnya pecah dalam khusuk doa di antara rima doa berkumandang sajak-sajak lirih muntah dari hati perih mengiris nadi ‘anakku, kenapa harus kau yang pergi kenapa...

SAJAK PERANTAU, Antologi Sajak Engkoz Fernandez

*) Engkoz Fernandez SAJAK PERANTAU :kasus human Trafficing Di kala mentari pagi menyinari hari kuterbangun bersama sang cahaya sinar indah menerpa hembusan angin lembut merayu mengantarku kembali pada sayap-sayap kenangan yang telah...

RESAH, Antologi Sajak Irra Jhay

*) Irra Jhay SURGA Ketika sebahagia kau menikmati hidup melarung beban, kepada Tuhan, dalam anugerah yang dijalani sungguh. Surga kecil itu kita yang tercecer dalam gambaran tanganNya. Hanya itu. DUNIA Matamu nafasmu hingga lupa tidur Beranjaklah berlari mengejar cita dalam linglung walau...

BIBIR MERAH dan Satu Sajak Lain Fandry Riandu

*) Fandry Riandu KURSI-KURSI Lambang layak mega kekuasaan Empat kaki tumpuan kekuatan Punya hati untuk sandaran Punya tahta dalam peradaban Genggam peran lamunan Nasib kursi wajah jeritan Demi pertahankan kesaktian Wujud tingkat pertarungan Hingga...

JANJI PALSU, Antologi Sajak Thomy B. Henoz

*) Thomy B. Henoz JANJI PALSU SANG TUAN Ketika mobil tuan melintas Tuan melambai penuh ramah Senyam-senyum tuan berikan Untuk kami di pinggir jalan Tuan beri janji pada kami Tuan bersumpah...

Tiga Sajak Tentang KUTANG

LELAKI BERKUTANG *) Ney Dinan Lelaki berkutang. Bermulut manis dengan liur meleleh di ujung lidah. Mengumbar janji-janji politik . Tanpa dosa. Tanpa doa di kalung leher. Lelaki berkutang. Menyanyikan kemewahan dan...

SEPATU, Antologi Puisi Ezra Tuname

Puisimu Ada kata dibasuh embun Ada frasa diasah angin Ada bait direndam dingin Tetapi, Puisimu seumpama nafas, kasihku Meruang hangat di labirin kaku Ruteng, 2015 Hadir Hadirmu Bawa ceria Dalam senyum malu-malu Dengan rasa...

Terkini