Ilustrasi/Sumber: pixabay.com

Oleh: Kevin Marden, mahasiswa jurusan Akuntansi di UNDANA Kupang, suka menulis dan mencintai sastra

Kesalahanku Adalah Menganggapmu Baik Untukku

Kita pernah menulis cerita bersama, merangkai sajak untuk tiap temu dalam kehangatan itu. Di setiap temu yang kita janjikan, aku selalu menaruh harap agar tak segera usai. Tapi itu hanya sekedar harap yang tak akan menjadi nyata. Menganggapmu baik mungkin menjadi suatu kesalahan untukku. Tapi untuk menulis rindu dalam setiap sajak itulah hal yang paling benar untuk aku lakukan. Kamu tau, rindu adalah hal yang paling buruk. Jangan pernah menaruh hati jika hanya ingin untuk singgah. Sebab menerima hati tak sama seperti menerima sebungkus nasi dari orang yang dianggap baik. Kau nikmati nasi nya, lalu kau buang bungkusannya. Hati tak semurah itu.

Kesalahanku Adalah Selalu Jatuh Hati Denganmu

Hadirku memang tidak begitu baik untukmu. Kau tak respect akan hadirku, kau acuhkan setiap rindu yang aku ceritakan, kau buang segala kenangan yang ingin aku kenang. Mungkin hal seperti ini sering kau lakukan untuk pria lain yang pernah kau kenal selama ini, tapi kau salah ketika hal seperti itu kau lakukan untukku. Karena yang tulus tak akan datang dua kali. Hari ini aku tak mempermasalahkan hal itu, tapi aku hanya ingin katakan bahwa aku selalu jatuh hati denganmu. Seburuk apapun kamu. Satu hal yang sangat aku suka darimu yaitu bahwa kopi yang kau racik pasti akan selalu terasa nikmat. Hanya kopi buatanmu yang paling benar. Kali ini aku membiarkanmu pergi, karena aku meyakinkan satu hal bahwa sejauh apapun kaki melangkah, suatu saat nanti pasti akan kembali. Dan kau harus tau, bahwa aku berharap engkau kembali karena aku sedang menunggumu.

Kesalahanku Adalah Selalu Membicarakan Tentangmu

Aksaraku selalu ramai ketika coretan sendu berbicara tentangmu. Banyak yang bertanya tentang “siapa dia” yang selalu menjadi objek untuk dituliskan. Kadang aku ragu untuk membicarakan hal ini, tapi itu terasa berat jika dibiarkan. Hal yang pasti untuk aku kerjakan di tiap harinya adalah menceritakan tentang indahmu dalam balutan kain tenun khas. Kamu memang istimewa. Jika kau bertanya mengapa aku selalu membicarakan sosokmu, maka mungkin jawabannya adalah karena kau istimewa untuk diceritakan. Jangan tanya kenapa aku menyukaimu, karena jujur aku tak punya alasan untuk menyukaimu. Ini ungkapan hati.

Kesalahanku Adalah Pernah Menyakitimu

Awal perkenalan kita memang begitu baik, setiap kata yang diungkapkan pasti akan selalu memiliki makna bahwa kita saling suka. Aku begitu terlena dengan keadaan seperti itu, aku terlarut dalam euforia kebahagiaan itu. Kamu tau, aku salah mengartikan dirimu. Aku kira kamu sama seperti gadis lain yang aku kenal di kota ini, sosok gadis yang gampang didapat lalu dengan mudah dilepas. Tapi nyatanya tidak. Kau sosok yang berbeda. Jika di awal perkenalan aku sudah menyakitimu, maka maukah menerimaku kembali untuk memperbaiki kesalahan yang sudah pernah kubuat? Aku hanya ingin menunjukkan padamu bahwa ada rasa penyesalan yang selalu terbayang dalam pikiranku. Jika hatiku memang tak pantas untuk kau jaga, maka mungkin cukup kau jadikan hatiku sebagai teman untuk berbagi canda. Aku tak akan meminta lebih. Aku cukup tau diri.

Kesalahanku Adalah Selalu Mengatakan Kau Istimewa

Entah karena apa, kata istimewa selalu aku ucapkan ketika membicarakan tentang sosok pribadimu. Yang walaupun jelas kau selalu menyakitiku. Kau selalu abaikan perasaanku, kau selalu abaikan candaku, kau bahkan tak pernah mempedulikanku. Tapi kenapa aku selalu menganggap kau istimewa. Apa yang istimewa darimu? Apa karena sajian kopi yang enak? Tidak. Apa karena kau gagah? Tidak juga. Kau bahkan tak terlalu gagah. Atau mungkin itu hanya sekedar ungkapan untuk menghibur diri? Entahlah kamu tetap istimewa. Tak ada alasan yang jelas tentang kenapa kau istimewa. Jangan tanya apa alasannya, tapi coba kau tanyakan ‘apa maksud dari ini semua?’.

Kesalahanku Adalah Aku Tak Tau Kenapa Harus Salah

Di hadapanmu aku tak pernah merasa benar, entah apapun yang aku lakukan. Aku selalu merasa bahwa hal yang aku lakukan itu adalah salah. Jika menyelesaikan masalah algoritma adalah sesuatu yang sulit dalam ilmu Matematika, maka menganggap benar setiap hal yang aku lakukan untukmu adalah hal tersulit dalam hubungan “KITA”. Kesalahanku adalah aku tak tau kenapa aku begitu. Ijinkan aku melakukan hal yang benar untukmu. Walau hanya sebentar.

FloresMuda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here