Demi Menjaga Keutuhan Bangsa, Komunitas Pemuda Lintas Agama Mabar Gelar Nobar Film 22 Menit

0
174

LABUAN BAJO, FLORESMUDA.COM – Komunitas Pemuda Lintas Agama (PELITA) Manggarai Barat dalam kerjasama dengan Polres Manggarai Barat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat menggelar acara nonton bareng (nobar) film berjudul 22 Menit pada Sabtu (6/10) pukul 18.00 Wita di Gedung Olahraga Batu Cermin Labuan Bajo.

Acara nonton bareng film drama aksi besutan sutradara Eugene Panji dan Myrna Paramita ini dihadiri oleh ratusan tamu undangan diantaranya Kapolres Manggarai Barat, AKBP Julisa Kusumowardono dan jajaran aparat kepolisian Mabar, Wakil Bupati Manggarai Barat, Maria Geong dan para kepala dinas serta orang muda dan pelajar dari berbagai sekolah dan komunitas.

Dalam sambutannya, Kapolres Manggarai Barat, AKBP Julisa Kusumowardono, menjelaskan bahwa film yang diangkat dari kisah nyata aksi teror di Jalan Mh. Thamrin Jakarta Pusat pada 14 Januari 2016 lalu ini hendak menyampaikan kepada publik di seluruh tanah air perihal bahaya terorisme dan radikalisme. Dalam kesempatan yang sama, Julisa menghimbau agar seluruh elemen, dengan cara masing-masing, harus meningkatkan kewaspadaan dan juga turut serta dalam menanggulangi bahaya terorisme dan radikalisme.

“Upaya menanggulangi terorisme dan radikalisme adalah tugas semua orang, dan saya mengapresiasi komunitas orang muda yang tergabung dalam Pelita Mabar ini karena mau menyelenggarakan kegiatan ini. Ini adalah bentuk kepedulian kita semua sebagai anak bangsa dalam menjaga keharmonisan dan iklim yang damai di tanah air ini” katanya.

Himbauan yang sama disampaikan Wakil Bupati Manggarai Barat, Maria Geong. Dalam kata sambutannya, Maria tidak hanya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pelita Mabar tetapi juga menegaskan poin penting dari film yang dihadirkan.

“Saya merasakan semangat yang luar biasa dari orang muda. Saya berharap orang muda makin kokoh ikut berperan aktif dalam menolak paham radikalisme dan aksi terorisme. Untuk itu saya memberikan apresiasi kepada Pelita Mabar, semoga Pelita mabar dapat bertumbuh di mana saja dan makin kuat” jelasnya

Maria melanjutkan “Film 22 menit ini adalah sebuah edukasi publik agar kita semakin peka dan peduli dalam menjaga keuntuhan bangsa yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945”

Semantara itu, Ketua Pelita Mabar, Grace Irene Saeketu mengatakan  film drama aksi 22 menit  merupakan bukti heroisme Polri dalam upaya menumpas paham radikalisme dan aksi terorisme. Menurutnya, tanpa ada aksi heroik itu, riwayat sejarah bangsa ini menjadi sangat kelam.

“Heroisme Polri dapat dan juga didukung oleh sseluruh masyarakat bangsa Indonesia, termasuk kita yang hadir pada malam hari ini, dalam menumpas terorisme dengan cara kita masing-masing. Semua ini bukan lahir tanpa latar. Semuanya berangkat dari kecintaan kita terhadap Indonesia. Kecintaan kita terhadap ibu pertiwi. Indonesia, Ibu Pertiwi sebagai negara yang berasaskan pancasila. Indonesia yang menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan walau berbeda agama, suku, ras, bangsa dan bahasa. Di bawah satu semboyan, bhineka tunggal ika, kita adalah Indonesia” katanya.

Lebih lanjut, Grace menjelaskan karena alasan kepedulian tersebut Pelita Mabar merasa terppanggil untuk menyelenggrakan kegiatan Nobar 22 menit.

“Pelita Mabar punya tanggung jawab moril bukan hanya dalam mendukung aksi Polri dalam menumpas terorisme, tetapi juga jauh lebih besar dari itu adalah menjaga dan mempertahankan keutuhan bangsa. Terlibat dan melibatkan diri dalam menginisiasi kegiatan malam hari ini adalah bentuk kepedulian kami dan juga kita semua terhadap Indonesia. Indonesia yang satu dan untuh dalam keberagaman. Kami menyadari sungguh bahwa apa yang kami sumbangkan untuk negeri ini masih jauh dari sempurna, tetapi kami percaya bahwa sekecil apa pun sumbangan kita, semuanya akan tetap berarti. Apalagi tujuannya adalah untuk menjaga persatuan dan keutuhan bangsa kita yang tercinta” lanjutnya.

Kegiatan nonton bareng yang diisi dengan ragam atraksi seni dan budaya ini ditanggapi antusias oleh penonton. Apalagi di sela acara tersaji ragam doorprice dengan dua hadiah utama yang disediakan panitia yakni Handphone dan Sepeda.

Kemeriahan acara Nobar ini sebenarnya tidak lepas dari dukungan para pihak yang mensponsorinya yakni BRI KCP Labuan Bajo, Kopi  Mane, Wings, Jayakarta Hotel, Puri Sari Hotel, Denny’s Mart,  Seven Project, Politekhnik El Bajo Commodus , Escape Bajo, Toko Roti Teresa, Valentine, Nasional Motor Honda,  La Prima, Kellan, Tree Top, Green Prundi Hotel, Percetakan Sabuade, Komuitas Fotografer (KFL) Labuan Bajo, Labajo, Zasgo, Sylvia Hotel, Telkomsel, Rumah Kreasi Baku Peduli, Humas Manggarai Barat, Radio Pemerintah Daerah Manggarai Barat, Infokom Manggarai Barat, I Prodaction, Rumah Pekerti, Samhi Nurseri dan Dewan Kesenian Manggrai Barat. (kbs)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here