Padar, Bidadari Tak Bersayap

0
123
Vokalis Drive, Anji merekam video dirinya di puncak Pulau Padar/Sumber: instagram @duniamanji

(Bukan Wajah Tuhan Yang Dikhianati)

*) kbs

Anji Drive, suatu ketika, di puncak Pulau Padar me-lipsync sekuplet dari Bidadari Tak Bersayap-nya. Sekuplet itu adalah tentang dan untuk dia. Sesuatu keindahan yang diimajinasikan sebagai bidadari.

Pulau Padar dengan segala keistimewaannya adalah bidadari itu. Bidadari yang dikirim Tuhan, dalam wujud wajah alam. Kepada bidadari itu, Anji, melepas pinta.

Sampai habis umurku, sampai habis usia, maukah dirimu jadi teman hidupku? Kaulah satu di hati, kau yang teristimewa. Maukah dirimu hidup denganku?

Di dan tentang Padar, Anji kembali mengalami (jatuh) cinta, mengalami rindu. Semua dan segala sesuatu yang indah tumpah dan ditumpah. Namun, jika melihat riwayat Padar sebagai ruang jumpa, cinta, dan rindu, sebenarnya Anji tidak sendiri.

Pembalap Movistar Yamaha Valentino Rossi dibuatnya menengadah ke langit, Miss Universe Demi Leigh, Artis Hollywood Gwyneth Paltrow, artis Fiona Callaghan, Chelsea Olivia, Nadine Chandrawinata, Luna Maya, Patrishiela Tan dibuatnya cemburu. Beberapa bulan lalu pesohor sepak bola Arjen Robben dibuatnya lupa gema Rusia dan lain-lain termasuk saya dan anda yang pernah mengalami Padar.

Tapi maukah dia jadi yang teristimewa dalam hidup kita. Jadi teman, yang melampaui teman baik sampai akhir usia. Maukah keindahan itu hadir dan ada selamanya. Membuat kita selalu menengadah, cemburu dan lupa gegap gempita keseharian yang bising dengan segala persaingan murahan.

Ya, Padar tak akan pernah berkhianat pada cinta yang dilepas tulus. Pada jumpa yang berulang sebagai rindu. Kecuali, jika di antara kita ada orang ketiga yang datang dan hadir bukan untuk mencintai dan dicintai, merindu dan dirindu, ringkasnya mengalami pengalaman rasa, tetapi sebaliknya yang datang untuk mengeksploitasi keindahan sambil mengakumulasi nafsu.

Kepada mereka yang tamak serupa itu, cinta tak akan pernah menjadi istimewa, dan rindu kemudian disimpan hanya sebagai janji. Cinta menjadi begitu palsu dan rindu kemudian menjadi semu.

Tentu saja, perihal itu kita tidak sudi. Kita tak akan mau membiarkan Padar dengan segala keistimewaan yang diturunkan Tuhan sebagai bidadari tak bersayap hanya untuk dijadikan pelacur kepentingan. Tak seorang pun sudi, melihat wajah Tuhan sebagai sesuatu di hati itu direbut untuk kemudian dikhianati (*)

*kbs adalah nama pena dari Kris Bheda Somerpes. Kris adalah peneliti di Sunspirit For Justice and Peace yang juga adalah seorang blogger dan pendiri floressastra.com. Suka menulis esai pendek yang tidak bermakna, kadang bermakna dalam banyak hal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here