Antologi Puisi Melita Encik Agustus 2018

0
154
Ilustrasi/Sumber: pixabay.com

MAMA

Kokok jantan di petang itu membuat kecemasan di dadamu kian membelukar,
Sambil menepis peluh di samping hidungmu yang berguyur bak musim hujan di bulan Januari.
Basah, lebat dan tak henti bergelayut di ambang kantung mata.
Sepanjang matahari meredam tenggelam,
Doa-doa keselamatan tak henti kau rapal,
Pecah amarah membuncah dalam dada
Sebab anak-anakmu yang nakal tak jemu jahitkan hatimu sembilu,
Sepimu suci, sunyimu syahdu.
Marahmu adalah berkat.
Sebab cara mencintai seorang ibu kepada penghuni detak jantungnya seperti pelangi.
Untukmu, nafas hidupku.

YANG KUPANGGIL MASA LALU

Kau pernah menjumpaiku di sebuah ruang yang terjauh dari matamu
Dalamnya tak ada bunga juga aroma tubuh yang menyengat

Sebab tak pernah kau jelajahi berandanya sekalipun itu milikmu .

SEPERTI PAGI

Seperti pagi, memecahkan bibir-bibir bisu suarakan syukur
Barangkali waktu semalam tidur, mimpi mendahului hasrat doa
Merebut kuasa hati pimpinkan pelupuk pada bantal yang empuk
Seperti pagi, selalu ada dan akan selalu ada .
Dan mencintaimu aku seperti pagi yang dihadiahkan oleh-Nya
Seperti pagi yang selalu datang tepat waktu meski tak pernah berjanji untuk menunggumu di sini
Lelaki yang selalu kusanding dalam puisi namun tak pernah kumainkan dengan bibir .

BARANGKALI DI ANTARA KABUT

Tercipta sebuah perjumpaan
Yang telah dikekalkan oleh semesta,
Pesona gereja tua dan semarak lilin bernyala,
Terpendarlah kau di antara cahaya-cahaya
Matamu kau buka, suaramu kau gaungkan.
Rupamu tak kulihat,
Namun darimanakah hatiku berkata matamu kau buka dan memandangku?
Tanyaku tak kau jawab,
Kabut itu kau jubahi pandanganku,
Ya, dalamnya ada kau dan rupaku.
Bibirku yang kusut kau tarik jadikan sebutir senyum suci pada pintu yang terbuka dua.

Melita Encik

*Penulis biasa dipanggil Melita. Mahasiswa semester tiga program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Undana Kupang ini berasal dari Manggarai Barat, di Kecamatan Lembor. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here