Mengedukasi Anak Negeri Manggarai Timur (2)

1
134
Senam pagi

Baca sebelumnya: Mengedukasi Anak Negeri Manggarai Timur (1)

Kegiatan hari kedua dimulai dengan kegiatan senam. Penanggung jawab kegiatan Muhammad Subhan menjelaskkan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk gerakan kepada peserta didik agar sehat bugar sebelum memasuki ruangan sebelum menerima materi selanjutnya. Kegiatan ini dimulai pukul 07.15 sampai 08.15 WITA di halaman SMAN 9 Borong.

Antusias peserta didik sangat luar biasa dilihat dari jumlah peserta senam yang hadir. Kegiatan ini juga diikuti oleh alumni PPG SM-3T dan GGD Kabupaten Manggarai Timur.

Kegiatan kedua yang terlaksana di hari kedua MeAN Manggarai Timur adalah pendidikan penguatan karakter dengan Sosialisasi Narkoba dan HIV AIDS. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 08.30 WITA setelah senam pagi dan berlokasi di ruangan kelas SMAN 9 Borong dipandu moderator Musa Dimyati.

Pemateri, Rahmad Dwi Priyanto menjelaskan beberapa poin penting, di antaranya apa itu narkoba, jenis narkoba, bahaya narkoba, dan penyebab sehingga kita bisa terjangkit narkoba. Poin lain yang juga dibahas adalah masalah pendidikan seks, bahaya seks bebas, HIV AIDS, serta resiko orang yang telah terjangkit virus tersebut. Kegiatan ini diiikuti oleh 79 peserta didik SMAN 9 Borong.

“Saya harap agar ke depannya peserta didik bisa lebih paham dan tidak mendekati atau memakai sesuatu yang bisa menjerumuskan mereka ke dalam narkoba dan HIV AIDS itu,” ujar pemateri di akhir kegiatan.

Di waktu  yang bersamaan dengan sosialisasi narkoba dan HIV AIDS, berjalan juga kegiatan Seminar Inovasi Media Pembelajaran yang ditujukan untuk guru-guru yang ada di SMAN 9 Borong. Kegiatan diikuti oleh seluruh guru termasuk Kepala SMAN 9 Borong.

Penanggung jawab kegiatan, Akbar menjelaskan tentang betapa pentingnya kita menyiapkan media pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan semangat belajar anak-anak. Dalam menyampaikan materi, ada beberapa poin yang diungkapkan antara lain adalah  media yang baik untuk peserta didik, bagaimana memilih media yang baik, dan media yang tepat untuk peserta didik berdasarkan tingkat usianya. Kagiatan ini dikemas dalam bentuk dialog interaktif. 

 

Harapan setelah kegiatan ini, para guru atau pendidik bisa lebih memahami tentang penggunaan media yang baik serta membuat media yang lebih kreatif bagi peserta didik

Usai Seminar Inovasi Media Pembelajaran, dilanjutkan dengan kegiatan kelas khusus yakni kelas musikalisasi puisi, kelas mading, dan pohon literasi. 

Dalam kelas musikalisasi puisi, peserta didik yang dilatih ada dua orang yaitu Almiana Anul dan diiringi permainan gitar oleh Bionisius Frado. Penanggung jawab, Muhammad Subhan memberikan puisi yang bertema pendidikan dan dikolaborasikan dengan lagu Hymne Guru.

Sementara itu, pada kelas mading, Victor Juru membimbing peserta didik untuk mengisi mading sekolah yang telah ada. Ia mengajarkan tentang komposisi mading yang sebenarnya. Setelah kelas mading selesai, ia pun membimbing peserta didik untuk kembali melanjutkan pohon impian. Dalam pohon impian peserta didik diarahkan untuk menuliskan impian yang ingin mereka capai serta nantinya akan ditampilkan di acara penutupan.

Di kelas hasta karya, Eduardus Darman dan Irzan mengajarkan hasta karya yang berbeda di hari sebelumnya. Mereka memberikan materi tentang cara mendaur ulang stick es menjadi sebuah tempat tisu dan jam dinding. Tujuan dari hasta karya ini adalah untuk meningkatkan keterampilan peserta didik dalam menciptakan sesuatu yang bernilai.

Pendidikan penguatan karakter yang juga dilaksanakan dalam MeAN di SMAN 9 Borong yaitu  Gerakan Stop Bullying. Jumlah peserta yang hadir di kegiatan ini adalah 78 orang. Dalam kegiatan ini pemateri yang hadir adalah Eduardus Darman. Ia memaparkan tentang pengertian bullying, bahaya bullying, penyebab bullying, serta dampaknya bagi diri kita sendiri dan orang lain. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar peserta didik menjadi anak yang menjauhi bullying dan tidak lagi mem-bully temannya yang lain.

Pada pukul 13.00 -15.30 dilanjutkan dengan  kegiatan  pendidikan penguatan karakter yang membahas tentang Wawasan Kebangsaan dan Cinta Tanah Air. Kegiatan ini berlangsung di ruangan kelas SMAN 9 Borong. Sasaran kegiatan ini adalah peserta didik sasaran MeAN dan jumlah peserta yang hadir adalah 81 0rang.

Kegiatan ini dipandu moderator A. Zulkifli Lakipadada dengan pemateri Bambang Ispono. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan semangat cinta tanah air Indonesia serta mengenal keberagaman antar suku dan budaya. Saat kegiatan berlangsung peserta didik terlihat begitu semangat dalam mengikuti kegiatan.

Dalam penyampaiannya, pemateri mengungkapkan beberapa hal yang sangat penting, antara lain apa itu tanah air, bagaimana keadaan Indonesia saat ini, dan bagaimana menjadi bangsa yang cinta tanah air.

Salah satu kegiatan yang sangat disambut meriah dan antusias oleh peserta didik adalah Game Edukasi. Kegiatan ini dikoordinir oleh Alumni PPG SM-3T, Marianus Yoskkar Panggo.

Ia memberikan 5 jenis game yang bertujuan untuk memberikan penyegaran bagi peserta didik, melatih kerjasama, menguji kesabaran, melatih cara berpikir cepat dalam mengambil keputusan, dan meningkatkan semangat peserta didik. Game yang dilaksanakan adalah Pimpong berjalan, Water Fly, Tali kusut , Sunkgai beracun, dan Membangun menara.

Peserta didik dibagi menjadi 10 kelompok. Masing-masing kelompokk terdiri dari 8-10 orang. Game berlangsung di lapangan dan halaman seolah SMAN 9 Borong. Meski diguyur hujan, peseta didik tetap bersemangat dalam melaksanakan dan menyelesaikan game-nya. (BERSAMBUNG)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here