Merdekakah Kita?

0
298
Ilustrasi/Sumber:http://english.astroawani.com

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki pulau terbanyak di dunia. Indonesia terbentang oleh banyak pulau sehingga munculnya keanekaragaman budaya yang memiliki kekhasannya masing-masing. Masyarakat indonesia pun dikenal dengan masyarakat yang memiliki sikap sosial yang sangat tinggi.

Ramah tamah adalah sikap sosial yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia sendiri. Dilihat dari segi keadaan alam pun, Indonesia bisa dikatakan sebagai negara yang makmur. Namun, benarkah setiap individu, setiap kelompok, setiap daerah di Indonesia sudah merdeka?

Masing-masing orang mendefinisikan arti kemerdekaan menurut kebutuhan, apa yang telah didapatkan, dialami, serta hak yang masih belum diperoleh dari setiap orang. Sesungguhnya apa itu kemerdekaan? Benarkah kita sudah merdeka? Orang mendefinisikan bahwa kemerdekaan adalah, dimana negara Indonesia terbebas dari jajahan negara lain. Dimana Indonesia terbebas dari peperangan dan kerja paksa. Defenisi kemerdekaan seperti ini sudah kuno dan sempit. Berbagai bentuk menunjukkan kita belum merdeka secara total.

Negara Indonesia merdeka dari peperangan, tapi tidak dengan orang-orangnya. Kita masih dalam masa penjajahan secara pelan, halus, dan tersembunyi tapi sengsaranya luar biasa. Dimana setiap orang masih terikat dengan kebebasan orang lain. Dari segi ekonomi, pendapat yang masih terkekang, serta sistem hukum yang masih dikatakan “tumpul ke atas, tajam ke bawah”.

Merdekakah itu? Realita banyak memperjelas bahwa kita belum merdeka secara total. Miskin terjajah oleh kaya, buta huruf terjajah oleh sarjana, kalangan bawah terjajah oleh kelompok atas, kekuasaan menjadi salah kaprah. Masing-masing orang menjajah dan dijajah.

Keegoisan akan kepuasan diri menyebabkan banyak orang merasa tertindas. Mari menjadikan Indonesia merdeka. Ikut berpartisipasi dengan melaksanakan tugas, kewajiban serta hak dengan melihat tugas, kewajiban dan hak orang lain. Indonesia merdeka, kita juga merdeka! (Ilda Wahyu)

*Penulis adalah Reporter Pelajar yang mendapat pelatihan khusus dari Redaksi Flores Muda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here