Warga Senang, Jembatan Penghubung Desa di Lembor Diresmikan

0
128
Peresmian Jembatan Wae Laci yang menghubungkan Desa Siru dan Desa Wae Wako, Kecamatan Lembor, Sabtu, 28 April 2018/Foto: Abdul Hakim

LEMBOR, FLORESMUDA.COM – Selama beberapa tahun, arus air sungai Wae Laci yang deras kerap menghantui warga yang bermukim di Desa Siru dan Desa Wae Wako, Kecamatan Lembor. Apalagi tidak sedikit kasus warga meninggal tenggelam yang mencoba melewati sungai untuk menuju ke desa di seberangnya.

Akses penghubung berupa jembatan, baru diresmikan pada tahun ini. Kepala Badan Litbang PUPR, Danis H. Sumadilaga bersama Bupati Mabar Agustinus Ch. Dula meresmikan  jembatan gantung Wae Laci yang berlokasi di Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu, 28 April 2018.

Jembatan gantung ini terletak di antara dua desa yaitu Desa Siru dan Desa Wae Wako. Jembatan ini sebagai sarana penghubung dari Sungai Wae Laci untuk kedua desa tersebut.

Pantauan Reporter Pelajar Flores Muda, rombongan tiba di lokasi pada pukul 10.00 Wita, Sabtu, 28 April 2018. Mereka disambut dengan Upacara penyambutan Tamu dari warga Desa Siru dan Desa Wae wako.

Pada kesempatan ini warga menyampaikan rasa terima kasih mereka, karena sudah membuatkan jembatan gantung sebagai sarana untuk melewati sungai yang begitu deras dan sudah banyak memakan korban. Warga merasa sangat terbantu dengan adanya jembatan gantung tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah yang sudah menjawab harapan dari kami selama ini. Karena dengan jembatan ini, kami begitu mudah melewati sungai ini,” kata salah seorang warga, Mahfud dengan ekspresi senang.

Setelah Upacara penyambutan tamu selesai dilanjutkan dengan sambutan dari Danis H. Sumadilaga. Dalam sambutannya, dia berharap dengan adanya jembatan tersebut bisa membantu warga melewati sungai yang  deras. Ia juga berpesan kepada seluruh warga untuk sama-sama menjaga jembatan supaya tidak rusak.

“Kami berharap dengan adanya jembatan ini tidak ada lagi informasi tentang warga yang terbawa arus sungai,” ucapnya. (*Abdul Hakim/red)

*Penulis adalah reporter pelajar yang mendapat pelatihan khusus dari Redaksi Flores Muda
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here