Kolaborasi Aceh-Manggarai Ramaikan Acara Syukuran Pater Incen, CS

0
572
Penari-penari SMP Randong dengan balutan busana Manggarai sedang menampilkan tarian Kutiding asal Aceh (Foto: Jivansi Helmut)

Laporan Jivansi Helmut*

RANDONG-FLORESMUDA, Tarian Aceh tidak bisa berkolaborasi dengan Manggarai? Pertanyaan ini dijawab dengan sangat baik oleh siswa-siswi SMP Randong yang dengan lincah membawakan tarian kolaborasi Manggarai-Aceh dalam acara  syukur pentahbisan Pater Incen, CS hari Minggu (12/06) di Randong-Dalo, Manggarai.

Di bawah komando Ibu Lestari, Tarian Kutiding asal Aceh ini pun sungguh tampil sempurna bersama delapan siswi SMP Randong-Dalo.

“Tarian Kutiding ini merupakan salah satu dari sekian jenis tarian daerah Aceh. Tarian Kutiding ini sering dibawakan dalam acara pesta rakyat Aceh,” kata Ibu Lestari.

Lebih lanjut, Ibu lestari mengatakan bahwa bagian yang paling sulit dari tarian ini adalah pada saat melakukan gerakan duduk karena membutuhkan kekompakkan dan keseimbangan dari para penari.

“Namun, saya bersukur karena anak-anak bisa membawakannya dengan sangat baik dan tampak sempurna.” tambahnya.

Sementara itu, salah satu penari, Vivin Elos, juga mengakui hal yang sama.

“Tarian Kutiding Aceh ini merupakan tarian yang cukup sulit untuk diperagakan. Kami membutuhkan waktu yang cukup lama  untuk menyesuaikan semua gerakan yang ada”, ceritanya (Editor: Edgipi).

*) Mahasiswa STFK Ledalero-Maumere. Sekarang sedang menjalani masa liburan di Paroki St. Klaus-Kuwu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here