*) Nasarius Fidin

KUTIMBA DARI SUNGAI

Di penghujung pagi, aku termenung di bawah kolong biru
suasana sepi merasuki sulur niat sukma
tentang semangat belajar
belajar dari sungai kering menanti hujan
berharap dengan nada yakin
air tergenang hingga membuncah

langit pun mencurahkan gerimis, hujan lebat
membasahi tanah kering
memenuhi harapan sungai
air pun menetes hingga penuh
lalu mengalir deras ke samudera luas

aku diibaratkan sungai kering
hari-hari aku terasa dahaga
mengharap setetes embun penyejuk dari biru langit
meyakini  dahaga menjadi bak sungai
mengalir deras pada setiap hati

aku ingin menimba dari bak sungai mengalir
air kehidupan
kutimba bukan untuk diriku sendiri
wajah wajah disekitarku
sebab air itu bukan milikku
melainkan milik Sang ilahi

CINTA

Tak terkira pancaran cinta datang
menyatu dengan sukma

Tak terpikirkan cinta membelai
aku menari di balai maligai-maligai

Tak terkira kau datang,
menetap di lorong hidupku

tak terpikirkan cintamu menguatkan
dalam lemah lesu hidupku

aku akan berkata ya
karena cinta mengubahku
tanpa cinta aku bagai debu tak berguna

kata cinta selalu memikat sukmaku
membuat hidupku berwarna bagai pelangi
terimakasih cinta


Nasarius Fidin, adalah alumnus STF WIDYA Sasana Malang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here